Cara Kerja Kompresi File

September 22, 2013

Bagaimana mungkin komputer yang telah memperkecil (dengan mengurangi jumlah bitdan byte data) sebuah file bisa mengembalikannya tanpa perubahan apapun? Padahal ide dasar di balik teknologi ini sebenarnya sangat sederhana: membuang pengulangan.
1. Mencatat Pengulangan
Sebagian besar tipe file digital mengandung pengulangan. File-file tersebut memiliki informasi yang sama yang ditampilkan secara berulang. Aplikasi kompresi file membuang pengulangan-pengulangan tersebut. Alih-alih menampilkan potongan informasi yang sama secara berulang, aplikasi kompresi mencatat informasi tersebut satu kali saja, dan akan menduplikasikannya kembali saat file diekstrak.
Sebagai contoh, perhatikan tipe informasi yang sangat akrab dengan kita berikut ini: kata. “Jangan tanya apa yang negara berikan pada Anda. Tanya apa yang Anda berikan pada negara.” (terjemahan kutipan dari Presiden AS, John F. Kennedy). Kutipan tersebut memiliki 15 kata, yang terdiri dari 74 karakter, 14 spasi, dan 2 titik.

Jika setiap huruf, spasi, dan tanda baca mengambil satu unit memory komputer, kita mendapatkan file dengan ukuran 93 unit. Untuk memperkecil ukuran file tersebut, kita harus memperhatikan pengulangan yang terjadi. Sekejap kita mendapatkan data berikut:

  • “tanya” muncul 2 kali
  • “apa” muncul 2 kali
  • “yang” muncul 2 kali
  • “negara” muncul 2 kali
  • “berikan” muncul 2 kali
  • “pada” muncul 2 kali
  • “Anda” muncul 2 kali
Secara kasar, setengah dari kutipan JFK di atas adalah pengulangan. Tujuh kata (tanya, apa, yang, negara, berikan, pada, Anda) memberikan hampir semua informasi keseluruhan kutipan. Untuk membangun setengah kutipan bagian akhir, kita hanya menunjuk kata-kata yang ada pada setengah kutipan bagian awal, dan mengisinya dengan spasi.
2. Algoritma Pengulangan
Kebanyakan aplikasi kompresi menggunakan variasi algoritma dictionary-based LZ (yang diambil dari dua nama penemu algoritma ini, Lempel dan Ziv) untuk mengecilkan file. Sistem ini membuat semacam katalog dengan deretan angka. Kembali ke kutipan JFK di atas, kita bisa membuat katalognya sebagai berikut:
  1. Tanya.
  2. Apa.
  3. Yang.
  4. Negara.
  5. Berikan.
  6. Pada.
  7. Anda.

Dari katalog di atas, kita dapat merumuskan kutipan JFK menjadi:

“Jangan 1 2 3 4 5 6 7. 1 2 3 7 5 6 4.”
Itulah algoritma pengulangan yang digunakan oleh aplikasi kompresi untuk mengecilkan ukuran file, dan merekonstruksinya kembali ke ukuran semula. “Jangan 1 2 3 4 5 6 7. 1 2 3 7 5 6 4.” ditambah daftar kata dalam katalog, tentu lebih pendek daripada “Jangan tanya apa yang negara berikan pada Anda. Tanya apa yang Anda berikan pada negara.”
Dari contoh di atas, kita berhasil memampatkan kutipan JFK dari 93 unit menjadi 36 unit untuk kalimat yang terkompresi, dan 54 unit untuk katalog, atau total 90 unit. Ya, kita berhasil menghemat 3 unit! Namun, seperti kata pepatah, “Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit,” proses kompresi file di komputer mengumpulkan yang sedikit itu, namun dalam jumlah yang besar.
3. Menemukan Pola
Dari contoh di atas, kita mengambil semua kata yang digunakan berulang dan meletakkannya di dalam sebuah katalog. Bagi kita, ini adalah cara yang paling lazim digunakan untuk menulis kamus, index, atau glosarium. Tapi, sebuah aplikasi kompresi melihatnya sedikit berbeda: algoritma kompresi tidak mengenal kata-kata yang terpisah, melainkan mencari pola atau pattern.
Untuk semakin memperkecil ukuran file, aplikasi kompresi memilih pola apa yang harus dimasukkan dalam katalog. Bila melihat kutipan JFK di atas dari sudut pandang ini, kita akan mendapatkan isi katalog yang benar-benar berbeda dari contoh di atas. Aplikasi kompresi memindai kutipan JFK, pengulangan pertama yang dicatat adalah pola huruf  “a” dan  “n” yang dikuti oleh spasi.
Pada frase pertama kutipan tersebut, “Jangan tanya apa yang negara berikan pada Anda.” terdapat empat pola huruf  “a” yang dikuti spasi. Dua pola gabungan huruf  “an” yang diikuti spasi pada “jangan” dan “berikan”. Dua pola gabungan huruf  “ang” pada kata  “jangan” dan “yang”, serta pola-pola lain yang mungkin luput dari perhatian kita.
Berbekal katalog pola (bukan kata) inilah aplikasi kompresi memampatkan sebuah file hingga 90% bahkan lebih, terutama pada file yang memiliki banyak pola yang berulang, misalnya pada file-file yang di dalamnya terdapat tag (HTML, XML, TIFF, dan lain-lain).
Sumber : http://pascima-zeke.blogspot.com/2011/12/cara-kerja-kompresi-file-ex-winzip.html
Filed in Uncategorized at 5:14 pm

no comments

Tugas 3: Command Prompt

command prompt

Filed in Uncategorized at 5:11 pm

no comments

Netbook Spesification

September 15, 2013

System Information
——————
Time of this report: 9/15/2013, 20:37:45
Machine name: USER
Operating System: Windows 7 Ultimate 32-bit (6.1, Build 7600) (7600.win7_gdr.120830-0334)
Language: Indonesian (Regional Setting: Indonesian)
System Manufacturer: Acer
System Model: AO722
BIOS: InsydeH2O Version V1.01
Processor: AMD C-50 Processor (2 CPUs), ~1.0GHz
Memory: 2048MB RAM
Available OS Memory: 1770MB RAM
Page File: 915MB used, 2626MB available
Windows Dir: C:\Windows
DirectX Version: DirectX 11
DX Setup Parameters: Not found
User DPI Setting: Using System DPI
System DPI Setting: 96 DPI (100 percent)
DWM DPI Scaling: Disabled
DxDiag Version: 6.01.7600.16385 32bit Unicode

————

Filed in Uncategorized at 2:15 pm

no comments

Assalamu’alaikum

September 3, 2013

Hi, this is my first post in Computer Science practice on 3 grade

Filed in Pendahuluan at 4:51 am

no comments

Hello world!

January 29, 2012

Welcome to Student.ipb.ac.id. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Filed in Uncategorized at 11:40 am

one comment